Bumi Cinta

Satu lagi novel karya Kang Abik (Habiburahman El Shirazy) dengan judul Bumi Cinta ku coba selesaikan. Walaupun waktunya agak mundur beberapa jam, namun lumayan sedikit memberi banyak ulasan hikmah dan makna tersendiri.

Novel hasil tadabur Kang Abik atas Firman Allah dalam Q.S Al Anfal: 45-47 ini membuatku kemudian berlari merenungi apa yang telah dan sudah aku lakukan dengan agama ini. Ah… sulit rasanya mengurai satu persatu dosa dan khilaf yang kulakukan namun tetap terpampang jelas apa saja itu.
Bersungguh-sungguhkah aku memerangi musuh-musuhNya ketika ada di depan musuh-musuh itu dan apakah aku tetap berhati teguh dan menyebut asma Allah sebanyak-banyaknya? Apakah aku taat pada Allah dan RosulNya, apakah aku berbantah-bantahan sehingga aku menjadi gentar dan kehilangan kekuatan dan apakah aku termasuk orang yang bersabar? Dan apakah aku termasuk orang yang angkuh dan riya, atau justru termasuk orang yang menghalangi orang-orang yang berjalan di jalan Allah? Ah… sungguh sangat memukul jiwa dan hatiku. Terkenang akan semuanya, ya semuanya.

Prolog yang Kang Abik uraikan diatas mengantarkan sebuah kisah tentang keteguhan iman, keyakinan dan akidah seorang anak manusia yang berada di sebuah negara yang menganut sistem kebebasan, Rusia. Selembar demi selembar ku coba hayati apa makna yang disampaikan penulis novel Ayat-Ayat Cinta ini, ternyata begitu dalam dan menohok. Jelas aku tak seberilmu Muhammad Ayyas sebagai peran utama dalam cerita ini, namun aku sudah merasa bagitu angkuh dan sombong bahwa aku adalah seorang yang berilmu banyak. Jauh…jauh… Aku tersenyum getir melihat diriku ini, dari dulu hingga sekarang ternyata tak juga berubah, keimanan dan akidah masih segitu-gitu saja. Mudah menyerah dengan ujian-ujian ringan, lalu bagaimana jika diuji dengan ujian yang jauh lebih berat? Ah, mungkin tak mampu ku menghadapinya dan bisa saja terjerumus dalam kenikmatan dunia yang sementara ini. Tetapi, keteguhan dan keyakinan Ayyas membuatku jadi banyak belajar. Belajar dari setiap kalimat yang disampaikan Kang Abik. Pesan-pesan yang disampaikan tampak gamblang dan sangat mudah untuk dicerna dan diresapi. Disini ku belajar tetang arti penting sebuah sejarah, bagaimana menjelaskan sesuatu kepada seseorang yang belum paham bahkan belum tahu sesuatu, berinteraksi dengan Allah, berinteraksi dengan orang-orang yang berbeda keyakinan, mentadaburi ilmu Allah yang seluas alam raya, menikmati dan mensyukuri kuasaNya, bertaubat, belajar bagaimana hidayah itu datang bukan hanya secara tiba-tiba namun berdasar petunjukNya dipaparkan dengan jelas, dan bagaimana mencintai sesuatu hanya karena Allah semata.

Kisah ini membuatku juga merasa terbuka akan banyak hal. Misalnya kondisi di suatu negara yang mungkin tak akan pernah terjamah olehku, tapi paling tidak aku mencoba menghadirkan hujan salju di luar kamarku yang tampak panas dan gerah. Hmm, kisah ini juga membuatku semakin bertambah akan ilmu yang Allah sediakan di depan mata kita. Ah, Allah selalu begitu baik dan sayang pada makhluknya. Bukan hanya orang-ornag yang beriman tapi bahkan kepada orang-orang yang menghujat dan menghina keberadaanNya.

Ya Allah aku makhlukMu yang begitu kecil, Kau uji aku dengan hal yang kecil pula… Aku sangat rindu, rindu berdua denganMu. Menyelesaikan masalahku yang kecil ini, yang tak sebanding dengan mereka yang ada dibumiMu yang lain, yang mereka berharap mati semata-mata mengharap berjumpa denganMu, yang mereka tunduk atas segala takdir Mu, yang mereka sungguh mencintaiMu dengan segala daya upaya. Ya Allah betapa kecilnya aku di bumi yang sekarang ku pijak ini.

Khotbah jumat telah selesai bersama selesainya tulisan ini, ya Allah semoga Kau berikan aku kesempatan untuk terus berjuang mengahadapi musuh-musuh itu dengan menjaga kalimat-kalimatMu di hati, pikiran, dan lakuku…
Ya Allah semoga Kau tetapkan hidayah ini untukku sampai akhir hayatku, sampai aku temukan bumi cinta terbaik dariMu…
Amin

Penghujung 2010 : 3112
Sesaat setelah ditelpon, gak jadi ke Jakarta… hahaha.. yah mungkin lain waktu bisa, semoga… amin.

2 thoughts on “Bumi Cinta

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s