Moga Bunda Disayang Allah

Sebuah janji yang Allah sampaikan dalam firmanNya pastilah akan ditepatiNya. Dimana ada kesulitan pasti akan datang kemudahan itu. Jangan kita merasa bahwa kita dijauhi Allah saat kita benar-benar telah berusaha dan pada titik puncak menuju keputusasaan tapi tak jua bertemu jawaban itu, karena diwaktu itulah Allah tunjukkan janjiNya.

Sebuah novel yang menggugah, kembali mengingatkan sebuah kisah nyata yang juga di filmkan dalam versi barat dan India, yang kemudian menginspirasi Tere Liye untuk menuliskannya dalam bingkai pemaknaan yang hakiki. Sebuah janji Tuhan yang tak pernah salah, dan pemaknaan tentang “Janji kehidupan yang lebih baik selalu tergenggam di tangan anak-anak”. Yah anak-anak, mencoba untuk mengerti apa yang mereka rasakan dan mereka inginkan. Serta perjuangan seorang bunda yang terus merajut harapan dan doa, dan doa-doa itu dijawabNya. YA…

Ada satu lagi, percakapan yang kusuka dan membuat aku berpikir ulang tentang arti hujan, “Lucu sekali, manusia yang hidupnya merasa selalu hebat tapi takut dengan hujan” kata Karang pada ibu-ibu gendut yang mencegahnya pergi saat hujan membasahi malam yang baru datang. Begitukah kita???? ah.. aku lebih suka hujan…

3 thoughts on “Moga Bunda Disayang Allah

  1. sip…erli…terus istiqomah buat berbagi…kalahin aq..ya…site stat view ku…rata 400klik/hari……..ayo banyakin tulisanya….hehehe…semoga memacu….tp kalo total dari 5 blogku…sekitar 1000 klik/day….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s