Bertemu kawan lama via FB # 1

1 JULI 2011
Pagi-pagi dah ke warnet mau ngopi dan download beberapa jurnal, gara-gara flashdisk gak bisa ngopi dari komputer di kampus (heran…punya temen lain bisa, aneh deh..). Dan seperti biasa iseng-iseng buka FB (sengaja sih…). Yah, cuma sekedar cek-cek notification dan pesan, serta kabar-kabari dari beberapa group yang kuikuti. Sekalian kalo ada yang nge-add. Hah surprise, karena ada seorang sahabat lama yang tak pernah ku sangka bakal punya FB, ternyata dia punya FB dan nge-add, haha… Walaupun dah bapak-bapak ternyata gaul juga. Yah, sekalian menjalin silaturahim yang dah lama putus, ketemu juga gak mesti setahun sekali (ya toh??kalo lagi beruntung pas lebaran itu juga kalo ketemu, he…). Beberapa saat ternyata sahabatku ini sedang on line lewat hape. Lalu mengobrolah kami lewat pesan bukan dengan chatting karena cuma pake hape (bukannya bisa disetting ya…???). Sekedar bertanya kabar, padahal dulu waktu masih awal kuliah aku dah kasih tahu aku kuliah dimana, eh dia nanya lagi (lupa kali ya, atau cuma sekedar basa-basi??), halah. Yang jelas memang asyik ngobrol dengan kawan yang lama tak bersua. Semoga dengan terjalinnya silaturahim lewat FB tak mengurangi silaturahim di dunia nyata. Oke kawan???
Oh ya, aku sampaikan selamat bergabung dengan kehidupan di dunia maya, yang amburadul, bebas lepas tak terbatas, mesti banyak memilih dan memilah info. Berhati-hati dengan kegilaan yang bakal banyak menguras energi dan menyia-nyiakan waktu dengan ber-FB-an ria, bikin kecanduan, teman. Yah, tapi dimaklumi, kalo diawal-awal emang lagi seneng-senengnya main (yah, namanya juga barang baru). Sesuatu yang menyilaukan belum tentu berharga (he jadi inget itu, masih ingat gak ya?) (^_^) V

Eh tiba-tiba jadi inget masa lalu, yang bikin ketawa sampe terguling-guling (LOL banget, bahasa kerennya). Tapi itu benar-benar menjadi hikmah yang sampe saat ini aku jadikan pegangan. Masa-masa dimana kita dihadapkan dengan situasi yang dramatis (halah lebay). Beruntung saat remaja itu tak seperti masa sekarang, beruntung saat ini kita sudah dewasa, yang bisa memilih mana yang baik dan buruk, mana yang benar dan salah. Ternyata kedewasaan itu berproses begitu sangat luar biasa hebatnya. Kita ditempa oleh masalah masing-masing, yang satu sama lain berbeda. Dan aku yakin bahwa akupun juga akan menjadi seseorang yang selama ini aku cita-citakan dan aku inginkan. Dan ketika takdir itu berkata lain, maka semuanya harus berdamai dengan kenyataan. Yah, berdamai dengan kenyataan. Dan ini baru saja kusadari, ternyata selama ini aku masih hidup dengan idealisme dan angan-anganku yang tak mungkin dan tak pernah bisa kugapai. Kecuali, jika Allah memberikan keajaiban itu. Yang terjadi maka terjadilah.

He, kok jadi ngomongnya ngalor-ngidul gak jelas ya??? Yang jelas, setiap langkah yang bisa kita langkahkan untuk kebaikan maka bersegeralah. Sekedar memuhasabahi diri untuk terus berbuat yang lebih baik. Semangat!!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s