Ramadhankan harimu

Masih dalam suasana lebaran nih, sebelumnya aku mengucapkan SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1432 H kepada pembaca sekalian, semoga amal ibadah kita selama bulan Ramadhan diterima oleh Allah SWT, dan kita senantiasa dapat meningkatkan dan amal ibadah kita di bulan-bulan kedepan.

Terbersit di hati jika setiap bulan adalah bulan Ramadhan, dimana semua amal-amal ibadah dengan mudah kita lakukan. Puasa, sholat berjamaah baik wajib ataupun sunah, bangun malam, tadarus berjuz-juz dalam sehari, berzakat dan bersodaqoh, sabar tidak mudah marah, dan amal-amal lain yang begitu sangat ringan kita lakukan dibulan ini. Tapi alangkah bodohnya kita jika kita berpikir demikian bukan??? Kalau memang bulan ini ada setiap hari maka apa istimewanya bulan Ramadhan ini? Jika semua bulan adalah Ramadhan maka dipastikan semua orang di dunia ini adalah manusia yang baik, manusia soleh, manusia yang beriman. Tidak ada manusia kafir, tak ada manusia jahat. Bukankah hidup kita di dunia ini diciptakan untuk berpasang-pasangan, antara baik dan buruk, soleh dan kafir, benar dan salah, tinggi rendah, kaya miskin dan lain sebagainya. Karena Allah lebih tahu apa yang diciptakan adalah untuk menguji kita manusia, apakah kita akan menjadi seorang yang baik atau buruk, menjadi seorang yang soleh atau kafir. Nah, maka bersyukurlah ketika Ramadhan ini hanya datang satu tahun sekali. Dimana Ramadhan dijadikan Allah sebagai bulan suci, bulan dimana setan-setan telah dibelenggu. Madrasahyang diajar langsung olehNya, untuk taat beribadah, memperbanyak amal-amal. Supaya setelah lepas dari madrasah bulan Ramadhan ini kita dapat menghadapi ujian-ujian yang Allah berikan kepada kita disebelas bulan yang berikutnya. Dan nanti saat Ramdahan berikutnya apakah kita naik peringkat menjadi seorang yang naik kelas atau tinggal kelas atau bahkan turun kelas dapat kita nilai dan evaluasi. Semua bergantung dibulan yang penuh berkah ini, bulan dimana Allah berjanji mengampunkan segala dosa-dosa kita, bulan peningkatan yaitu Syawal. Bulan ini kita akan tahu seberapa berhasilnya Ramadhan menjadi madrasah ibadah dan amal-amal kita. Jadi teringat kisah rosulullah dan para sahabat, enam bulan setelah bulan Ramadhan para sahabat masih merasakan nikmat ibadah seperti bulan Ramadhan dan enam bulan sebelum Ramadhan para sahabat mempersiapkan Ramadhan dengan sekuat hati untuk benar-benar mendapat berkah Ramadhan.

Subhanallah, maka itulah yang harus kita lakukan meRAMADHANkan sebelas bulan lainnya, untuk mendapatkan keberkahan dibulan Ramadhan berikutnya. Ah… mesti harus banyak belajar dan banyak lagi beramal. Walau awal Ramadhan kurang mantap dan endingnya juga kurang sip, semoga Allah menerima semua amal ibadah hamba nan hina ini, yang masih penuh khilaf dan masih banyak berpenyakit hati, semoga Allah mengampuni.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s