Sertifikat Aktivis

Sore ini sambil nulis sambil menuju perjalanan pulang, setelah seharian acara mengikuti wisuda. Beuh..biasa aja sih rasanya gak gimana2 juga, tapi yang jelas aku sangat bersyukur sekali atas limpahan rizki ini. Akhirnya..hehe..
Setengah hari berada digedung GSP (Graha Saba Pramana) untuk mengikuti prosesi wisuda, lalu dilanjutkan ke fakultas untuk mengikuti acara syukuran dan pelepasan dari pihak fakultas. Setelah itu biasalah narsis2 dulu ma temen2, beruntung karena periode sekarang (Agustus 2011/2012) dibanjiri oleh wisudawan sepuh (termasuk aku), jadi boleh dibilang ni wisudanya orang2 tua dan bedol kampus.
sebenranya cerita ini bukan mau cerita tentang wisudawan/wisudawati yang dah uzur tapi sesuai dengan judul diatas tentang sertifikat wisuda. gini ni ceritanya. Pasca selesai acara syukuran wisuda di fakultas kemudian keluar dan dibagikan souvenir dari fakultas, biasanya isinya ada souvenir, buku kenangan, bunga (tapi kalo sekarang nggak ada), bulletin peternakan (jurnal penelitian) dan sertifikat aktivis. Nah, setelah menerima soeuvenir yang dimasukkan dlam satu tas kertas coklat, aku bertanya2 mengapa tidak ada sertifikat aktivisku? Padahal aku sudah mengumpulkan data, oh mungkin terselip atau bagaimana. Setelah aku tanyakan ternyata memang tidak ada, dan ditanya ma panitianya “mbak aktivis ya?”. Duing…he.. Entahlah, tapi dengan tegas ku jawab iya.. Agak kesel juga kenapa sertifikatnya gak ada, padahal boleh kalau mau berhitung jadi anggota organisasi di fakultas peternakan sudah jadi separuh hidupku dalam perjalananku (sedikit lebay). Walaupun sebenarnya niat awal ikut organisasi bukan karena dapet sertifikat yang ditanda tangani dekan. Kalau wisuda2 pas aku masih menjabat jadi PH disebuah organisasi mahasiswa di Fapet belum ada kebijakan untuk memberikan sertifikat pd wisudawan/wati, baru setelah beberapa temanku yang senagkatan mengudulkan untuk memberikan sertifikat kpd para aktivis, sebagai bentuk penghargaab fakultas kkepada wisudawa/wati yang pernah menjadi aktivis. Nah, bagaimana denganku?? hmm, bentuk penghargaan itu sih sebenarnya tidak terlalu signifikan pentingnya, tapi jadi hal yang penting karena itu bisa sebgai kenang2an dan bukti bahawa dulu pernah aktif di organisasi mahasiswa. Yah, hanya itu saja. Bahkan sampai sekarang masih juga suka ngompor2i aktivis2 buat ini itu dan juga suka protes ini itu, jadi dah kayak mendarah daging. Tapi tidak ada masalah lagi, kata panitia wisuda nanti akan disusulkan. He..gak seru kan gak dapet langsung! Yah tapi tak mengapa yang penting dah ada kejelasan.
Begitu saja curhat dan bawelanku senja ini dalam perjalanan pulang ke rumah, pasca dari bandara…niatanya mau nulis banyak tapi gak enak lama2 jadi ngantuk..

2 thoughts on “Sertifikat Aktivis

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s