1… 2… 3… BINTANG AJAIB…

Uhh akhirnya ngeblog lagi teman. Yap lagi pengen cerita tentang muridku yang lucu-lucu dan istimewa itu. Saking istimewanya kadang bikin gemes sendiri, gak bisa kontrol emosi dan kepala jadi pening gara-gara teriak-teriak. Kelasku memang seperti itu, gak bisa suaranya lembut atau halus, kalah kenceng ma teriakan-teriakan mereka. Jadinya mesti teriak-teriak dan teriak-teriak, biar mereka pada denger. Bukan saja saingan suara sama murid-muridku itu, tapi juga saingan larinya, kejar-kejaran, glodakan (pukul-pukul meja) atau perang-perangan. Itu di saat pelajaran, bukan di saat istirahat. So butuh tenaga ekstra untuk bisa mengendalikan “keluarbiasaan” mereka. Sudah cukup lama aku berpikir bagaimana “mendisiplinkan” mereka, tapi beberapa kali tidak berhasil. Lebih banyak menggunakan punishment (hukuman), walaupun berhasil tapi waktunya hanya seberntar dan mereka pasti berulah lagi. Huh sedih teman, sendirian mengurus 31 anak orang yang mempunyai karakter unik, apalagi yang ikhwan. Duh duh duh bikin mabok sendiri, cepet laper, kepala pusing, dan kuping jadi budeg.

Memulai semester yang kedua ini, aku mulai meraba-raba mencari celah bagaimana bisa menundukkan mereka. Walaupun masih menggunakan sistem punishment, tapi memang tidak terlalu banyak kecuali bagi pelanggaran yang berat. Sekarang sudah punya kunci “1… 2… 3…”, anak-anak sudah berlarian menuju tempat duduk mereka dan dengan rapi akan diam di tempatnya. Apa itu kunci “1… 2… 3…”? Kunci ini adalah kunci yang berbentuk punishment yaitu siapa yang sampai hitungan ketiga belum sampai tempat duduknya dan duduk dengan rapi, maka akan dapat hukuman yaitu push up 5 kali. Ide ini sebenarnya bukan dariku. Tapi saat anak-anak sedang tes tengah semester ada salah seorang guru yang menjadi pengawas menerapkan sistem itu. Akhirnya berlaku deh sampai sekarang, dan itu efektif teman. Asli. Aku saja sampai heran sendiri. Saat pertama kali menerapkan sistem itu, anak-anak langsung berlarian menuju kursi masing-masing. Hahahaha…lihat mereka berlarian ketakutan bikin ketawa sendiri. Kadang suka iseng aja, mereka lagi asyik-asyik maen, ngobrol atau ngerjain hal yang lain tapi di luar kursi mereka, tiba-tiba aku teriak “1… 2… 3…”. Kalau mereka tidak respon dan peka otomatis bakalan dapat pinalti push up. Bukan cuma aku saja yang iseng, kadang sesama mereka sendiri juga melakukan hal yang sama, tiba-tiba teriak “1… 2… 3…” langsung deh pasarnya bubar, perang-perangannya bubar dan kembali ketempat duduk mereka dengan lari-lari, terkadang ada yang sampai jatuh tersadung. Melihat mereka seperti itu jadi ketawa dan hiburan tersendiri J.

Selain kunci “1… 2… 3…” ada kunci yang lain, yaitu senyum prestasi. Senyum prestasi ini lebih untuk memberikan semangat mereka menjadi anak yang sholih, disiplin dan tertib. Setiap minggu semua anak akan dapat tanda senyum🙂 jika sholih, disiplin dan tertib, jika tidak maka akan dapat tanda cemberut😦. Nah kalau yang ini cukup efektif, membuat mereka bisa jadi tahu penilaian selama satu minggu. Namun ternyata masih belum bisa secara penuh bisa membuat anak-anak jadi bersemangat untuk menjadi sholih, disiplin dan tertib. Masih saja banyak yang melakakukan pelanggaran. Maka berdasarkan inspirasi dari salah seorang sahabat yang juga jadi guru di SD, akhirnya aku mengeluarkan kunci yang istimewa. Walau baru berjalan minggu ini tapi sudah cukup membuat anak-anak penasaran dan berniat untuk menjadi anak sholih, disiplin dan tertib. Kunci istimewa itu adalah BINTANG AJAIB. Apa itu BINTANG AJAIB? BINTANG AJAIB adalah bintang yang dapat mengabulkan semua permintaan anak-anak, asalkan harus bersikap tertib, disiplin dan juga sholih. BINTANG AJAIB akan muncul setiap hari sebelum pulang sekolah. BINTANG AJAIB hanya muncul satu kali dalam satu hari dan diberikan kepada satu anak. Satu BINTANG AJAIB bernilai lima tanda senyum🙂, jika mendapat bintang ajaib maka bisa menggugurkan satu tanda cemberut😦 jika mereka punya tanda itu. Di hari terakhir masuk sekolah menuju kenaikan kelas, kita akan menghitung bersama siapa yang paling banyak mendapat bintang ajaib dan tanda senyum maka permintaannya akan terpenuhi alias terkabul. Ide ini memang cukup efektif, setiap saat aku bertanya kepada mereka “Siapa yang yang mau BINTANG AJAIB?”, serta merta mereka mengangkat jadi, dan serta merta pula mereka duduk dengan tertib dan rapi. Huh… menyenangkan sekali melihat mereka seperti itu. Tapi ada yang agak mengejutkan, ketika aku bertanya tentang apa permintaan mereka jika mendapat BINTANG AJAIB paling banyak dan tiba-tiba riuh ramai “mau jadi iron man”,  “mau dapat I Pad”, “mau jadi power ranger” , “mau rumah, mau mobil, bla bla bla bla…”. Duiiing, tiba-tiba kepalaku pening teman. Tidak menyangka permintaan mereka seperti itu, aku pikir mereka akan minta baju, buku, tas atau apalah yang mungkin terjangkau dan bukan khayalan seperti itu. Tapi berhubung aku sudah bilang akan mengabulkan semua apapun permintaan mereka jadi terpaksa aku iyakan. Hehehe…bingung kalau mau bilang tidak mereka bakalan tidak tertib. Urusan permintaan aneh-aneh mereka itu urusan belakangan. Biarkan BINTANG AJAIB yang akan menyelesaikannya dan mengabulkan permintaan anak-anak. Yang penting ini jadi penyemangat mereka untuk menjadi anak yang sholih, tertib dan disiplin.

Photo-0398

Oke teman, akhirnya di penghujung tulisan semoga tulisannya bisa memberi manfaat dan mungkin bisa jadi ajang sharing dan memberi masukan untukku pribadi yang masih harus banyak belajar menangani anak-anak istimewa ini. Ehmm, semakin hari semakin penasaran dengan mereka dan ingin melakukan sesuatu yang lebih menyenangkan bersama mereka.

NB :

Tiba-tiba ada anak yang bertanya, “BINTANG AJAIBnya beli di mana ust?”, dan aku menjawab “Tidak beli, BINTANG AJAIBNYA turun dari langit”. Lalu tampang anak itu antara percaya dan tidak🙂. Nah lho… jujur emang gak beli, dan emang di kasih sama seseorang utusan dari langit. Kasih tau nggak ya utusan itu siapa??😛

6 thoughts on “1… 2… 3… BINTANG AJAIB…

  1. wah, selamat menjalankan tugas ustadzah….🙂
    senang mendengarkan cerita seperti ini, kebetulan temen ane juga ngajar tapi anak2 SMPIT
    jd sering denger cerita2 lucu dan ajaib dr anak-anak

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s