Sumbing di Balik 2B

Hula,,,,

Pengen ngeblog, sebelum ajaran baru dimulai. Dah gak sabar nih, ketemu sama anak-anak baru di kelasku yang baru juga. Walaupun statusnya masih sama yaitu jadi wali kelas 2B. Hohoho… gak naik kelas nih bu gurunya🙂.

Musti persiapkan bener nih tahun ajaran baru ini, walaupun masih bingung juga apakah pakai kurikulum terbaru yaitu kurikulum 2013 atau masih seperti yang kemarin, KTSP. Namun berdasarkan keputusan akhir kurikulum yang dipakai adalah kurikulum yang lama. Yah tidak mengapa, karena persiapan dari sekolah dan juga pemerintah sepertinya belum 100% terpampang nyata didepan mata.

Sebenernya sih mau cerita tentang kelas 2B yang dulu, why? Yah, karena memang belum sempat bisa menuliskannya disini, jadi terpending sampai sekarang. Huh. Oke mari aku ceritakan tentang kelasku yang dulu, yang membuatku merasa de javu dan mengulang kembali perjalanan masa lalu itu.

Kelasku letaknya di lantai 2. Di kelasku ini yang membuatku senang dan tiba-tiba aja kayak flashback ke jaman-jaman dulu yaitu kalau lihat jendela langsung bisa melihat gunung sumbing yang besar dan menyejukkan mata. Nah, tiba-tiba aja kayak de javu gitu. Jadi inget waktu dulu kelas 2 di SMP, kelasku juga kelas 2B dan tepat di depan mata Gunung Sumbing nan elok itu menjadi pemandangan sehari-hari. Ehm, jadi inget waktu SMP, asyik banget tu tempatnya karena kelasku kayak di atas bukit. Emang bukit sih, namanya Gumuk (bukit) Lintang. Eh bener gak ya, bisa tanya deh sama anak-anak yang sekolah di SMP 1 Temanggung. Lupa soalnya dah berapa tahun lalu yah?Oh ya 14 yahun yang lalu (wowww). Waktu SMA, sama juga aku masuk di kelas 2B dan tepat kalau liat jendela juga ada gunung, Gunung Sumbing bukan yah (kalau ini lupa beneran, perasaan sih Gunung Sumbing, tapi sepertinya malah Gunung Tidar, uh bingung).Ehm, mesti nanya lagi nih sama anak-anak yang sekolah di SMA 2 Magelang🙂.

Photo-0507

Gunung Sumbing di balik kelas 2B

Nah, dari ketiganyapun tiba-tiba de javu lagi, kalau ini bukan karena tempat dan lokasi kelas, tapi persitiwa yang mengiringinya. Halah kayak apa aja. Serius. ketika waktu di SMP ada seseorang yang bernama “titik-titik” (ups, maaf gak bisa disebut karena ini bisa jadi fitnah), Yang mengiringi perjalanan masa remajaku. Trus waktu di SMA dengan nama yang sama juga mengiri kisah pencarian jati diri menuju pendewasaan diri. sSdangkan sekarang,cuma namanya aja yang sama, tapi soal kisah perjalanannya, ehmm, gak ada. Cuma kebetulan aja namanya sama (hehehehe…). Tapi jadi merasa aneh gitu, why? Bukannya semua tidak ada yang kebetulan? Yah, ini yang namanya takdir. Allah mau lihat dan menguji sempai sejauh mana kepercayaanku terhadapNya untuk urusan yang seperti ini. Jatuh atau menjatuhkan diri. Ups, ngomong apa to yah? Yang jelas sih, aku percaya kalau semua yang terjadi sekarang adalah proses mencari kebenaran dan hakikat hidup yang sebenarnya. Menjadi makhluk yang taat beribadah dan juga siap menjadi khalifah. Ups, ngomong apa lagi to ini? Okelah kalau begitu, aku hanya ingin bercerita tentang kelas 2B yang dulu. Kalau yang sekarang? Ehhmm dah pindah kelas, gak disana lagi, jadi gak bisa liat pemandangan hebat di Dunung Sumbing. Sekarang dan seterusnya bakal liat aktifitas di masjid RSI dan juga jemuran baju (hohoho.. :)).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s