Belajar Bahasa Arab

Jaddun kakek
Jaddah itu nenek
Abun ayah
Ummun itu ibu
Amun paman
Ammah itu bibi
Waladun anak ikhawan
Bintun anak akhwat
(dinyanyikan dengan lagu “Satu-satu aku sayang ibu” )

Setiap hari pasti ada kejadian yang lucu bersama anak-anak itu. Siang ini saat pendampingan, aku memutuskan untuk belajar bahasa arab. Walaupun sejujurnya tidak mengerti sama sekali. Tapi karena saking seringnya melihat dan mendengar cara mengajar bu Anisa yang menyenangkan itu, jadi tertantang untuk belajar bahasa arab. Nah, kali ini temanya tentang keluarga, sebenarnya sangat mudah sekali menghafalakan dengan metode menyanyi, tapi karena memang masih anak-anak ya tetap saja masih banyak yang salah dan keliru. Setelah selesai beberapa anak yang menghafal dengan benar, ku perbolehkan pulang. Sementara yang belum hafal harus menghafal dulu dengan bernyanyi. Masih ada 2 anak yang belum berhasil menghafal, yaitu Hasna dan Radja. Karena itu ku tuntun satu persatu untuk menghafal. Nah karena Hasna anaknya masih kecil (6 th, dan baru pindah dari Qatar) maka kata-katanyapun masih agak belibet. Setelah berulang-ulang bernyanyi tapi masih belum juga fasih. Aku putuskan untuk menyudahinya saja, dan ku bilang ini yang terakhir dihafalkan lagi di rumah. Nah, akhirnya dia pun semangat bernyanyi tapi masih agak ragu. Karena keraguannya itu akhirnya kesleo juga dia “Jantung kakek …”, mendengarnya itu spontan aku tertawa, apalagi melihat ekspresi wajahnya yang sangat lucu. Dan dua anak (di tambah Aqil) yang mendengarnya pun ikut tertawa.

Setelah selesai tertawa meriah kami berempat, kejadian lucu lagi yang tiba-tiba membuatku jadi tertawa lagi, yaitu tulisan Radja. Aku meminta untuk menuliskan lagu itu supaya mudah dihafalkan, awalnya ku minta pakai tulisan arab, tapi karena masih kesulitan maka ku perbolehkan pakai tulisan biasa. Nah hasilnya jadi begini

kakek = nuddaj
nenek = haddaj
ayah = nuba
ibu = nummu
paman = numma
bibi = hamma
anak ikhwan = nudalaw
anak akhwat = nutnib

Hiah, spontan kembali aku tertawa. “Mas Radja, kalau nulis pakai tulisan biasa ya cara nulisnya dari kiri kekanan seperti biasa, bukan karena bahasa arab trus nulisnya dari kanan, kalau pakai tulisan arab baru dari kanan”.

kartun-islami22Yah, setiap hari bersama anak-anak itu menjadi hiburan tersendiri.

2 thoughts on “Belajar Bahasa Arab

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s