Sakura

Melihat judulnya saja sudah kebayang bahwa itu ada habungannya dengan Negara Jepang. Ya betul sekali teman. Ini adalah salah satu novel yang aku baca beberapa waktu lalu. Novel ini ditulis oleh Nova Ayu Maulita, panggilannya Ayu. Jujur aja nemuin bukunya agak susah karena emang sudah terbitan agak lama, tahun 2010. Penasaran sama buku ini gegaranya, buku ini ditulis oleh kawanku sewaktu di kampus dulu. Ceritanya, sekembalinya beliau pulang dari pertukaran mahasiswa di Jepang selama 1 tahun (kalau gak salah inget), beliau ingin sekali menulis novel bersetting Jepang dan ada kisah tentang kehidupan di Sarkem (pasar kembang) Yogya. Sebagai seorang teman hanya bisa mendoakan dan mendukung beliau untuk segera menyelesaikan tulisan itu, dan ternyata setelah novelnya terbit, sampai beberapa waktu lalu belum nemu juga. Karena ternyata pas nyari di book fair gak ketemu, juga di beberapa toko buku. Hmmm sayang sekali, mungkin karena jarak waktu antara tahu kalau sudah terbit sama nyari bukunya dah kelamaan. Tapi sekarang Alhamdulillah akhirnya nemu juga bukunya Ayu, dari salah seorang kawanku yang juga kawan Ayu seasrama.

Oke langsung saja review sedikit kisah di novel ini. Namanya Kirana seorang gadis yang berkuliah di salah satu perguruan tinggi di Yogyakarta jurusan Hubungan Internasional (jurusannya sama dengan penulisnya). Kirana adalah salah satu mahasiswa beruntung yang mendapatkan kesempatan ke negeri Sakura untuk mengikuti pertukaran pelajar. Kehidupan di Jepang dijelaskan secara detail lewat deskripsi-deskripsi di setiap tempat, waktu dan keadaan. Hingga serasa berada di negeri itu (ngarep :)). Bersama beberapa sahabatnya dari bangsa-bangsa lain mencari kebahagiaan dan cita-cita yang dirajut bersama bahwa suatu hari akan kembali ke negeri ini pada saat musim sakura. Bersamaan dengan itu Kirana merasakan kebahagiaan lain bersama Takayama Hiro seorang tutornya selama menjalani pertukaran pelajar. Di sini dikisahkan dengan sangat halus dan menurutku cukup menarik karena karakter Kirana yang sangat jauh kebanyakan gadis-gadis umumnya. Gadis berjilbab lebar yang sangat menjaga kehormatannya dan juga jati dirinya sebagai seorang muslimah. Disandingkan dengan Hiro, seorang anak muda Jepang pada umumunya. Secara kultur berbeda jauh dengan Indonesia dan tentu saja dengan jati diri Kirana yang seorang muslimah sejati. Konflik batin yang menurutku jadi pelajaran terpenting adalah toleransi yang tepat dan tidak berlebihan.

Nah, di saat konflik memuncak Kirana harus kembali ke tanah air karena program pertukaran pelajar telah selesai. Sekembalinya ke kampus dan menyelesaikan tugas akhirnya, konflik baru terjadi ketika dia harus dihadapkan dengan perjodohan oleh orang tuanya dengan seorang pria bernama Ridhwan. Tak cukup itu Kirana juga di hadapkan dengan konflik yang menurutku cukup menarik dan menjadi tahu tentang survei yang selama ini dilakukan oleh penulis di Sarkem. Hasilnya cukup mengejutkan, separah itukah realitas di masyarakat kita? Bahkan mahasiswi-mahasiswi juga banyak terlibat kegiatan bisnis prostitusi. Ini yang membawa Kirana menjadi bagian dari LSM GARIS yang membawanya kepertemuan-pertemuan dengan banyak pihak yang terlibat dalam bisnis prostitusi. Dan Kirana pun kembali dipertemukan dengan seseorang yang menurutnya juga akan memberikan kebahagian untuknya, Chandra.

Diakhir kisah ini, ternyata banyak pertanyaan yang kemudian muncul karena penulis mengakhiri dengan “ngambang”. Apakah kebahagiaan bersama sakura itu terwujud atau tidak. Walaupun sudah jelas dia kembali ke negeri sakura, namun kisah hatinya berlabuh menjadi tanda tanya besar. Dengan siapakah Kirana bersanding? Tapi paling tidak itu menjadi satu ending yang cukup mulus untuk mengakhiri banyak konflik yang terjadi pada Kirana.

Mungkin itu sedikit review buku ini, sebelum dikembalikan kepada yang punya. Hehehe…🙂 . Terima kasih buat Sittati yang sudah meminjamkan buku ini, kayaknya sudah hampir setahun. Masih inget kok, aku pinjem waktu kita silaturahim lebaran kemarin. Padahal bukunya dibaca cuma 3 hari doang. Hehehe.. afwan ya🙂. Terima kasih juga buat Ayu yang sudah menulis buku ini. Dengan membacanya rasanya bener-bener ada di Jepang, dan cerita-cerita sepulangmu dari Jepang itu benar-benar menginspirasiku. Suatu hari nanti aku pasti bisa ke sana. Kapan lagi nulis? Kayaknya lebih sibuk bisnis nih.

Oke itu dulu teman, bagi yang penasaran dengan buku ini mending kontak langsung dengan penerbitnya, dari FLP yaitu Lingkar Pena Publishing, atau penulisnya aja kali.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s