BUMI

bumi
Bulan April kemarin cukup membuatku senang, beberapa kawan telah menemukan tambatan hatinya dan akhirnya di kesempatan itu membuatku lebih senang karena bisa meluangkan waktu sejenak bertemu muka dengan kawan-kawan di Jogja. Gak tahu juga kenapa, Jogja masih nampol banget di benak. Hehehehe… sebetulnya itu hanya alasan untuk bisa jalan-jalan mencari buku kesukaan. Jujur kalau di Magelang ada toko buku yang menjualnya dengan diskonan seperti Toga Mas atau Sosial Agency atau book fair-book fair dengan buku lengkap dan harga miring, aku tidak akan jauh-jauh sampai ke Jogja. Nyatanya beberapa kali survei beberapa toko buku di Magelang, seperti Gardena, Toko Buku Jaya atau bahkan di Artos sekalipun, belum ada harga yang pas untuk kantongku dan bukunya juga belum bisa dikatakan lengkap. Jadi mending sekalian silaturahim ke tempat teman, sekalian nostalgia, sekalian dapat buku yang diburu dengan kemiringan harga yang pas (sedikit intro pelepas kejenuhan :)).

Sekarang aku akan sedikit bercerita tentang buku yang ku baca beberapa waktu lalu. Judulnya BUMI masih dari Tere Liye (kayaknya lama-lama jadi fans beratnya bang Tere Liye nih, hehehe). Novel ini jauh dari novel-novel Tere Liye yang lain. Bisa dibilang, fiksi banget. Kisah tentang gadis remaja bernama Raib. Raib yang biasa di panggil Ra, dia seperti anak-anak remaja biasanya. Sekolah, bermain, dan hal-hal yang biasa dilakukan gadis remaja umumnya. Tapi ada yang dirahasiakan Ra, pada orang tuanya dan juga kawan-kawannya. Bahwa dia bisa menghilang. Jika kedua telapak tangannya dihadapkan ke wajah dengan serta merta dia akan menghilang, tak ada seorangpun yang bisa melihatnya. Keanehan ini dia temui sejak dia masih kecil hingga sekarang berusia 15 tahun.

Hingga akhirnya dia menemukan jawaban atas pertanyaannya dan juga mengerti rahasia dalam dirinya. Bahwa dia bukanlah manusia biasa, dia adalah seorang yang bukan berasal dari dunia Bumi, tapi dia berasal dari dunia Bulan. Bersama sahabatnya Seli, yang ternyata juga mempunyai kekuatan memgeluarkan listrik dan bukan dari dunia Bumi ,menjalani petualangan hebat dunia Bulan. Mereka terjebak di dunia Bulan bersama satu temannya yang sangat tidak disukai di sekolah, baik kawan bahkan guru-guru yang mengajarnya, Ali. Mereka bertiga terjebak di dunia Bulan, hingga mengungkap rahasia yang ada pada diri mereka di dunia itu.

Mereka terjebak di rumah Ilo, dan bersama Ilo mereka menemukan satu persatu jawaban atas pertanyaan mereka sedari kecil. Kata Av, seorang penjaga perpustakaan yang juga kakek dari kakeknya Ilo menjelaskan bahwa dunia ini tidak hanya manusia bumi saja yang hidup. Tapi ada empat dimensi yang bergerak bersama namun satu sama lain tidak saling bersinggungan. Dan mereka menyebut klan. Klan pertama yang paling rendah adalah Tanah, yang artinya manusia berasal dari bumilah klan tanah itu, seperti Ali. Di atasnya adalah klan bulan, dimana mereka sedang berada saat ini, dan Raib berasal dari klan ini. Diatasnya lagi adalah klan matahari, dan Seli dari klan Matahari. Yang terakhir adalah klan Bintang, klan ini tidak terdeteksi karena saking jauhnya.

Seperti seharusnya bahwa keempat klan ini berjalan seiring sejalan tanpa bersinggungan, tidak ada satupun yang tahu tentang keempat klan ini. Hanya orang-orang tertentu yang tahu adanya keempat klan ini. Dan dari orang-orang itu ternyata ada yang berniat jahat untuk bisa menguasai keempatnya sekaligus, dan berusaha untuk bisa menembus keempat dunia ini. Adalah Tamus, yang berusaha untuk membangkitkan “Si Tanpa Mahkota” untuk menguasai keempat klan. Dan hanya Raib yang bisa mencegah dari kerakusan Tamus dengan kekuatan yang dimilikinya. Apakah Raib bisa menandingi kekuatan Tamus, dan mampukah Seli dan Ali membantunya? Raib yang masih baru bisa menggunakan kekuatannya dengan benar, pun juga dengan Seli tidak bisa menandingi kekuatan Tamus. Apalagi Ali, yang berasal dari klan Tanah yang tidak mempunyai kekuatan apapun. Tapi ada pertolongan yang luar biasa yang dapat membuat semua mata tercengang, termasuk Av yang juga mempunyai kekuatan besar namun tak bisa mengalahkan Tamus. Apakah itu???

Nah, seru banget untuk jadi bacaan ringan liburan sambil menunggu buka puasa. Membacanya seperti membaca kisahnya Harry Potter. Walaupun alur dan ceritanya berbeda. Bumi ini adalah serial pertama dari empat serial yang akan ditampilkan. Bagaimana kisah Raib, Seli dan Ali selanjutnya di serial kedua, ketiga dan keempat? Ditunggu saja, mungkin akhir tahun ini atau paling tidak awal tahun depan. Buku ini cocok untuk anak-anak, yang segede aku juga boleh😉.

2 thoughts on “BUMI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s