Assalamualaikum Beijing!

Akhirnya liburan datang. Lumayan agak panjang, dari tanggal 22 Juni sampai 6 Juli. Untuk mengisi liburan yang panjang sekaligus menyambut Ramadhan, dan melepas sejenak kepenatan pekerjaan akhir tahun yang juga menjadi pekerjaan awal tahun yang melelahkan, diawali dengan rihlah bersama kelompok liqo di Grenjengan (air terjun) Kembar yang terletak di kecamatan Pakis kabupaten Magelang. Hari berikutnya sengaja datang ke sekolah untuk janjian bertemu dengan beberapa orang sekaligus mengerjakan pekerjaan yang tertunda. Dan untuk mengobati kepenatan raga dan pikiran, tanpa persiapan langsung menuju tempat tujuan yang sangat ku rindukan, Yogyakarta. Beuh, asli bepergian tanpa persiapan ternyata berpengaruh juga, sampai di sana mau ngapain? Yang jelas tujuan utamanya adalah bertemu sahabatku untuk berbagi kisah dan menceritakan kronologis kisahnya yang memilukan itu. Tujuan kedua adalah cari-cari bacaan buat mengisi liburan 13 hari berikutnya. Dan sebagai kejutannya adalah ada muslim fair di GOR Klebengan yang tepat berada di depan kampusku dulu. Serta merta tujuan Toga Mas kualihkan ke sana untuk mencari buku-buku yang selama ini aku cari. Bertemu sahabat sambil makan bakso EMHA depan kampus menjadi hal yang kurindukan, sejenak berjalan-jalan mencari buku-buku yang kuperlukan dan akhirnya tujuh buah buku aku beli. Hmmm, dan salah satunya adalah Assalamualaikum Beijing! karya Asma Nadia.

Baiklah sekarang kita mulai dengan review buku ini.
assalam

Berkisah tentang gadis bernama Ra yang berusaha bangkit dari keterpurukan hatinya karena kegagalannya menikah dengan Dewa sang kekasih dan tentang Asma yang berusaha menemukan cinta sejatinya dengan perjuangan yang tak mudah.

Asma adalah seorang wartawan, tengah bertugas di Beijing untuk meliput daerah wisata di sana. Di awal perjalanannya Asma bertemu dengan Zhongwhen seorang pria China. Perkenalan yang cukup mengagumkan, Asma dengan tenangnya ketika diajak bersalaman dengan Zhongwhen serta merta menelungkupkan tangannya ke dada. Hal ini membuat Zhongwhen terperangah, hingga Asma menjelaskan mengapa melakukan hal itu. Yah, ketika dengan mudah seorang wanita bersentuhan dengan laki-laki yang bukan muhrimnya maka akan mudah saja setan menggelincirkan manusia. Mungkin kita bilang bahwa itu hal yang kecil, hanya bersalaman tidak akan menimbulkan syahwat, tapi setan tak akan pernah kehabisan akal. Walaupun kita tak berniat sedikitpun berzina maka kejadian yang tak kita inginkan bisa saja terjadi. Zhongwhen terkesima dengan penampilan dan prinsip Asma ini. Dan nama Asma yang mirip dengan Ashima sang legenda wanita China, membuat Zhongwhen lebih tertarik. Hingga perjalanan panjang penemuan Ashimanya akhirnya berbuah manis dan pedih. Pedih karena harus meninggalkan keluarganya demi keyakinannya yang baru dan demi cinta sejatinya.

Lalu Dewa sang pecinta Ra, yang terus mengejar Ra walaupun Dewa telah menjadi hak dari Anita. Terus mengusik kehidupan Ra, sehingga Ra harus terus berlari untuk bisa menerima apa yang telah terjadi dengan hidupnya dan masa depannya.

Lalu bagaiamana dengan cinta sejadi Asma dan Zhongwen, serta pengejaran cinta sejati Dewa dan Ra?
Cukup seru menyelesaikan kisah dalam novel ini. Akhir kisah ini adalah happy ending. Semuanya dapat memahami apa arti cinta sejati itu sebenarnya. Dia akan datang dengan perjuangan yang panjang dan akan saling menerima dengan keikhlasan apapun yang terjadi dengan pasangan masing-masing.

Yang paling dapet banget dari novel ini, yang bikin nangis senangis nangisnya adalah, kisah tetang sahabat nabi yaitu Mush’ab bin Umair. Asli kisah ini bisa jadi cerminan diri kita, diriku sendiri khususnya. Seberapa besar pengorbanan yang telah kita berikan kepada Allah, Rosullullah dan agama ini. Huh… menyedihkannya diri ini.

Oke, mungkin itu saja yang bisa aku tuliskan dari apa yang aku dapatkan dari buku ini. Buku ini aku selesaikan saat awal puasa tapi baru bisa posting hari ini🙂. Satu buku yang bisa jadi rekomendasi dan alternatif bacaan untuk libur lebaran ini. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s